Islamic Fundamentalism Karen Armstrong's Perspective and Its Implications for the Identification of Fundamentalism Groups in Indonesia

Neli Rahmah, Nelmaya Nelmaya

Abstract


One of the developments at the end of the twentieth century was the emergence in every religious tradition a militant piety popularly called "fundamentalism". This term is also used to indicate a new movement in the rise of Islam. According to Karen Armstrong Islamic fundamentalism is textual and anti-modernism, Islamic fundamentalism, although with a conservative spirit, they have composed creative and innovative ideologies to make changes. Islamic fundamentalism is realized in the context of the application of Islamic sharia which is considered as an alternative solution to the resolution of the nation's problems. The offered solution to these problems is to carry out Islamic sharia in full with the literalist approach to the Qur'an. The implication of Karen Armstrong's thought in the fundamentalist movement in Indonesia is that the FPI and MMI movements are grouped in the Islamic fundamentalist movement because both movements are in accordance with the characteristics of the fundamentalism movement. FPI and MMI have a textual understanding of the Qur'an and Hadith. FPI and MMI took the Qur'anic texts and hadith literally to justify their actions. FPI and MMI have anti-modernist attitude in carrying out Islamic law which they understand. The power of FPI and MMI in Indonesia are politically in disadvantaged position.

Keywords: Islamic Fundamentalism, Karen Armstrong, Fundamentalism Group

Abstrak

Salah satu perkembangan pada akhir abad kedua puluh adalah munculnya di setiap tradisi agama sebuah kesalehan militan yang secara populer disebut “fundamentalisme”. Istilah ini juga dipakai untuk menunjukkan sebuah gerakan baru dalam kebangkitan Islam. Menurut Karen Armstrong fundamentalisme Islam adalah tekstual dan anti modernisme. Fundamentalisme Islam walaupun dengan semangat konservatif, telah merangkai ideologi yang kreatif dan inovatif untuk melakukan perubahan. Implikasi pemikiran Karen Armstrong dalam gerakan fundamentalisme di Indonesia adalah bahwa gerakan FPI dan MMI dikelompokkan dalam gerakan fundamentalisme Islam karena sesuai dengan karakteristik gerakan fundamentalisme. FPI dan MMI memiliki pemahaman secara tekstual dalam memahami Al-Qur’an dan Hadis. FPI dan MMI mengambil teks-teks Al-Qur’an dan hadis secara literalis untuk membenarkan aksi yang mereka lakukan. FPI dan MMI memiliki sikap anti modernisme dalam menjalankan syariat Islam yang mereka pahami. Kekuasaan FPI dan MMI secara politik di Indonesia tidak diuntungkan.


Keywords


Islamic Fundamentalism, Karen Armstrong, Fundamentalism Group

Full Text:

PDF

References


Buku Teks

Armstrong, Karen, Berperang Demi Tuhan: Fundamentalisme dalam Islam, Kristen dan Yahudi, terj. Sahio Wahono, dkk, Jakarta: Mizan & Serambi Ilmu Semesta, 2013

Armstrong, Karen, Masa Depan Tuhan: Sanggahan terhadap Fundamentalisme dan Ateisme, terj. Yuliani Liputo, Bandung: Mizan, 2013

Armstrong, Karen, Menerobos Kegelapan Sebuah Autobiografi Spiritual, terj. Yuliani Liputo, Bandung, Mizan, 2013

Armstrong, Karen, Sejarah Tuhan: Kisah 4.000 Tahun Pencarian Tuhan Dalam Agama-agama Manusia, ter. Zaimul Am, Bandung: Mizan Pustaka, 2014

Departemen Pendidikan dan Kebudayaan RI, Kamus Besar Bahasa Indonesia, Jakarta : Balai Pustaka, 1991

Ihza, Yusril Mahendra, Modernisme dan Fundamentalisme dalam Politik Islam, Jakarta: Paramadina, 1999

Imarah, Muhammad, Fundamentalisme dalam Perspektif Pemikiran Barat dan Islam, Jakarta: Gema Insani Press,1999

Kimball, Charles, Kala Agama Jadi Bencana, terj. Nurhadi, Bandung: Mizan, 2003

M, Youssef Choueiri, Islam Garis Keras: Melacar Akar Gerakan Fundamentalisme, terj. Humaidi Syuhud dan M. Maufur, Yogyakarta: Qonun, 2003

M.Echols, Jonh dan Hassan Shadily, Kamus Bahasa Inggris-Indonesia, Jakarta: PT Gramedia,1979

N, Robert Bellah, Beyond Belief: Esei-esei tentang Agama di Dunia Modern, Jakarta: Paramadina, 2000

Sahrasad, Herdi dan Al Chaidar, FUNDAMENTALISME, TERORISME dan RADIKALISME Perspektif atas Agama, Masyarakat dan Negara, Jakarta: Freedom Foundation & CSS UI, 2017

Shidqi, Ahmad, Sepotong Kebenaran Milik Alifa, Yogyakarta: Impulse, 2008

Jurnal Ilmiah

Abdul Karim al-Jilani, Perspektif Karen Amstrong tentang Gerakan Muslim Fundamentalis di Abad Modern , Maraji: Jurnal Studi Keislaman, Vol. 1, No.1 September, 2014, h.83

Anwar, Saeful, Pemikiran dan Gerakan Amr Ma’ruf Nahy Munkar Front Pembela Islam (FPI) di Indonesia 1989-2012, Teosofi, Vol.4 No.1 Juni 2014, h. 224.

Anwar, Saeful, Pemikiran dan Gerakan Amr Ma’ruf Nahy Munkar Front Pembela Islam (FPI) di Indonesia 1989-2012,Teosofi, Vol.4 No.1, Juni 2014, h. 246

Asrori, Mohammad, Modernisme dan Fundamentalisme Sebagai Fenomena Gerakan Keagamaan dalam Sosial Masyarakat, el-Harakah, Vol.63 No.2, Mei-Agustus 2006, h. 212-213

Bakar, Abu, Theologi Fundamentalisme, Toleransi: Media Komunikasi Umat Beragama, Vol.6 No.2, Juli-Desember 2014, h. 156.

Basyir, Kunawir, Menimbang Kembali Konsep Gerakan Fundamentalisme Islam di Indonesia, At-Tahrir, Vol.14 No.1 Mei, 2014, h. 33

Dliya’ul, Moh. Chaq, Pemikiran Hukum Gerakan Islam Radikal Studi Atas Pemikiran Hukum dan Potensi Konflik Sosial Keagamaan Majelis Mujahidin Indonesia (MMI) dan Jama’ah Anshorut Tauhid (JAT), Tafaqquh, Vol.1 No.1 Mei 2013, h. 23-24

Fauzan, Fundamentalisme dalam Islam, Al- AdYan, Vol.5, No.1, Januari-Juni 2010, h.47.

Fuadi, Maimun, Fundamentalisme dan Inklusifisme dalam Paradigma Perubahan Keagamaan, Jurnal Substantia, Vol. 15 No. 1, April 2013, h. 115.

Idrus, Muhammad, Fundamentalisme sebagai Ideologi Transisi, UNISIA, Vol.25 No.45, Feb 2002, h. 207.

Karim, Syahrir dan Samsu Adabi Mamat, Islamisme dan Demokratisasi di Indonesia Pasca Reformasi: Analisis Sosio-Politik, Sulaesana, Vol.7 No.2 2012, h.154.

Sadik, M., Al-Qur’an Dalam Pendekatan Pemahaman Tekstual dan Kontekstual , Hunafa, Vol.6 No.1, April 2009, h.55.

Selvia Santi, “Terorisme Dan Agama Dalam Perspektif Charles Kimball”, Jurnal ICMES, Vol. 1, No. 2, Des 2017, h.188

Syaefudin, Machfud, Reinterpretasi Gerakan Dakwah Front Pembela Islam (FPI), Jurnal Ilmu Dakwah, Vol.34 No.2, Juli-Desember, h.265

Syamsurijal, Kekerasan Berbingkai Agama: Menelusuri Genealogi dan Perkembangan Fundamentalisme dalam Dunia Islam, Al-Fikr Vol.20 No.1, 2016. h, 34.

Wijdan, Aden SZ, Fundamentalisme Islam: Kecendrungan antara Menafsirkan Realitas dan Doktrin, UNISIA, Vol.25 No.45, Feb 2002, h. 220.




DOI: http://dx.doi.org/10.30983/islam_realitas.v5i2.2250

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Neli Rahmah, Nelmaya Nelmaya

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Islam Realitas : Journal of Islamic and Social Studies
Indexed By:




Creative Commons License
Islam Realitas: Journal of Islamic & Social Studies
Licensed Under a a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License