IDENTITAS: KONSTRUKSI SOSIAL DAN KEKUASAAN

Endrizal Endrizal, Novi Hendri

Abstract


This paper examines the construction of social identity that occurred in the Chinese society of Indonesian descent. Discrimination and violence against ethnic Chinese are common. So that few ethnic Chinese seem to resign, accept it as fate, or it is an inevitable consequence of being a foreign minority. One can easily, on behalf of an abstract or abstract racial identity and away from the reality of annihilating a neighbor beside his own house, or groups imagined as others (others). People often get caught up in the illusion of a unique and unfettered identity. It is found in this study that identity builds in discourse, and therefore needs to be understood as something formed in historical and institutional spaces, structures constructed by specific discursive practices

Tulisan ini mengkaji tentang konstruksi identitas sosial yang terjadi di tengah masyarakat China keturunan Indonesia. Diskriminasi dan kekerasan yang terjadi terhadap etnis China dianggap sesuatu yang biasa. Sehingga tidak sedikit etnis China yang seolah pasrah, menerimanya sebagai takdir, atau merupakan sebuah konsekuensi yang tak terelakkan sebagai golongan minoritas asing. Orang dapat dengan mudah, atas nama identitas ras atau agama yang abstrak dan jauh dari realitas justru menghabisi tetangga yang ada disamping rumahnya sendiri, atau kelompok-kelompok yang diimajinasikan sebagai yang lain (orang lain). Orang sering terjebak ke dalam ilusi tentang identitas yang unik dan tanpa pilihan. Dalam penelitian ini ditemukan bahwa identitas terbangun di dalam diskursus, dan karenanya perlu dipahami sebagai sesuatu yang dibentuk dalam ruang-ruang historis dan institusional, struktur-struktur yang dikonstruksikan oleh praktik-praktik diskursif yang spesifik.

Keywords


Identity, Social Construction, Power Relations

Full Text:

PDF

References


Anderson, Benedict (2001) Imagined Comunitie : Komunitas-Komunitas Terbayang, (terj), Yogyakarta: Pustaka Palajar dan Insist Press

Barker, Chris (2004) Cultural Studies : Teori dan Praktik, Yogyakarta: Kreasi Wacana

Foucault, Michael (2002) Pengetahuan dan Metode: Karya-karya Penting Foucault (terj), Yogyakarta: Jalasutra

Giddens, Anthony (1991) Modernity and Self Identity, Cambridge: Polity Press

Hall, Stuart.1992. Who Needs Identity, dalam Stuart Hall dan Du Gay (editor), Questions of Cultural Identity, London: Sage

Huntington, Samuel. P (1996) The Clash ofCivilizations and the Remaking of World Order, New York: Simon & schuster

Kynge, James (2007) Rahasia Sukses Ekonomi China (terj) Jakarta: Mizan

Majalah Tempo, edisi, Oktober, 2001

Montero, Maritza “Latin American Social Identity” dalam Multiculturalism and the State, Vol. 1, Collected Seminar Papers, London

Russell, Bertrand (2002) Sejarah Filsafat Barat: dan Kaitannya Dengan Kondisi Sosio-Politik dari Zaman Kuno Hingga Sekarang (terj), Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Setyaningrum, Arie (2008) “Identitas Politik dan Multikulturalisme Dalam Proses Re-imajinasi Indonesia” (makalah), di sampaikan pada kuliah S2 sosiologi, Yogyakarta: UGM

Week, Jeffry (1990) “The Value of Difference” dalam Jonathan Rutherford (ed.) Identity Community, Culture, Difference, London :Lawrence& Wishart




DOI: http://dx.doi.org/10.30983/islam_realitas.v4i1.463

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Endrizal Endrizal, Novi Hendri

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Islam Realitas : Journal of Islamic and Social Studies
Indexed By:




Creative Commons License
Islam Realitas: Journal of Islamic & Social Studies
Licensed Under a a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License