PERANAN LEMBAGA KEAGAMAAN LOKAL DALAM MELAHIRKAN DAN MENGAWAL FATWA KEAGAMAAN (Studi Terhadap Peran Majelis Ulama Nagari Guguak Tabek Sarojo Kecamatan IV Koto Kabupaten Agam)

Busyro - Busyro

Abstract


Majelis Ulama Nagari (MUNA) Nagari Guguak Tabek Sarojo as local religious institution which is formed along with the shift from village administration to village government. The main responsibility which is administered by MUNA is to maintain the diversity of Muslim in order not to deviate from the rules of God. As a result, MUNA gives “fatwa” and watches “fatwa” which has been formed by officials religious institutions. From the research, it was found that MUNA Guguak Tabek Sarojo should have power in order to overcome all problems faced by most of religious community that was by doing ‘Mudzakarah” in order to give legal solution (fatwa); generally, MUNA Guguak Tabek Sarojo had followed the procedures in formed of religious rule (fatwa) which was started from question from the society or dorp, then discussed in mudzakarah and involved in discussion with religious leaders who were competence in their fields, and always kept up to the source of Islam, Al Quran, tradition, religious leader’s agreement, and Qiyas. The decision about religion will not be confused with custom and tradition admitted in a dorp.

Majelis Ulama Nagari (MUNA) Nagari Guguak Tabek Sarojo sebagai lembaga agama setempat yang dibentuk bersama dengan pergeseran dari pemerintahan desa kepada pemerintah desa. Tanggung jawab utama yang dikelola oleh MUNA adalah untuk mempertahankan keragaman Muslim agar tidak menyimpang dari aturan Allah. Akibatnya, MUNA memberikan "fatwa" dan jam tangan "fatwa" yang telah dibentuk oleh pejabat lembaga-lembaga keagamaan. Dari hasil penelitian, ditemukan bahwa MUNA Guguak Tabek Sarojo harus memiliki kekuatan untuk mengatasi semua masalah yang dihadapi oleh sebagian besar komunitas agama yang dengan melakukan 'Mudzakarah "untuk memberikan solusi hukum (fatwa); umumnya, MUNA Guguak Tabek Sarojo mengikuti prosedur dalam membentuk pemerintahan agama (fatwa) yang dimulai dari pertanyaan dari masyarakat atau dorp, dibahas dalam mudzakarah dan terlibat dalam diskusi dengan para pemimpin agama yang kompetensi di bidangnya, dan selalu terus sampai ke sumber Islam, Al Quran, tradisi, kesepakatan pemimpin agama itu, dan Qiyas. Keputusan tentang agama tidak akan bingung dengan adat dan tradisi mengakui dalam sebuah dorp.

Keywords


Local Religious Institution, Fatawa, MUNA

Full Text:

PDF

References


Buku Teks

Abu Zahrah, Muhammad,[t.th]Ushûl al-Fiqh. Beirut: Dâr al-Fikr al-‘Arabiy.

Al-Asyqar, Muhammad Sulaimân Abdullah, (1976), al-Futyâ wa Manâhij al-iftâ`Bahtsu Ushûli. Cet.ke-1.Kuweit: Maktabah al-Manâr al-Islâmiyah.

Al-Jauziyyah, Abî Abdillah Muhammad ibn Abî Bakr ibn Ayyûb al-Ma’rûf bi ibn al-Qayyim, ditahqiq oleh Abu ‘Ubaidah al-Masyhur bi ibn Hasan Ali Salman (2001), I’lâm al-Muwaqqi’în ‘an Rabb al-‘Âlamîn. Cet. Ke-1. Juz ke-2, 5, dan 6.Riyadh: Dâr ibn al-Jauziy.

Al-Mahalli al-Syafi'i, Jalâl al-Dîn Muhammad ibn Ahmad (1996), Syarh al-Waraqât fî Ushûl al-Fiqh ‘Alâ Waraqât Abî al-Ma’âli Imâm al-Haramain al-Juwainiy. Cet.ke-1. Makkah: Maktabah Nizâr Musthafâ al-Bâz.

Al-Qaradhâwi, Yûsuf (1988), al-Fatwâ Bain al-Indhibâth wa al-Tasayyub. Cet.ke-1.Kairo: Dâr al-Shahwah li al-Nasyar wa al-Tawzî’.

Al-Sam’âni al-Syâfi’i, Abû Muzhaffar Manshûr ibn Muhammad ibn ‘Abd al-Jabbâr (1998), Qawâthi’ al-Adillah fî Ushûl al-Fiqh. Cet. Ke-1, juz ke-5. [TTP], Maktabah al-Futâh.

Al-Zuhaili, Wahbah (1986), Ushûl al-Fiqh al-Islâmi. Cet. Ke-1. Juz ke-1 dan 2.Damaskus, Dâr al-Fikr.

Hakimy, Idrus Dt Rajo Penghulu, (1997) Pokok-Pokok Pengetahuan Adat Alam Minangkabau, Bandung: Penerbit Remaja Rosda Karya.

Ibn al-Firkah al-Syâfi’i, Taj al-Dîn ‘Abd al-Rahmân ibn Ibrâhim al-Fazâriy (1997) , Syarh al-Waraqât li Imâm al-Haramain al-Juwainîy. Kuweit: Dâr al-Basyâ`ir al-Islâmiyah, 1997

Ibn al-Najjâr, Muhammad ibn Ahmad ‘Abd al-Azîz ibn ‘Âlî al-Fatûhîy al-Hanbali (1993), Syarh al-Kawkib al-Munîr. Juz ke-5.Riyadh: Maktabah al-Abîkan.

Ibn al-Shalâh, ‘Utmân ibn ‘Abd al-Rahmân Abû ‘Umar Taqîy al-Dîn (2002), Adab al-Mufti wa al-Mustafti. Cet.ke-2.Madinah: Maktabah al-‘Ulûm wa al-Hikam.

Tim LKAAM (2000). Bunga Rampai Pengetahuan Adat Minangkabau. Padang :Yayasan Sako Batuah.

Tim Perumus, (2002), Perda Kabupaten Agam Nomor 31 Tahun 2001, Lubuk Basung: PT Grafiti.

Syarifuddin, Amir (1999), Ushul Fiqh. Cet. Ke-1.Jilid ke-2. Jakarta: Logos Wacana Ilmu.

Sumber Lain

Gafnel, Ketua MUNA Guguak Tabek Sarojo, Wawancara Pribadi, Padang Lua, 26 September 2014.

Tim, “Monografi Nagari Guguk Tabek Sarojo”,www.guguaktabeksarojo.ac.id, diakses pada tanggal 20 September 2014.




DOI: http://dx.doi.org/10.30983/islam_realitas.v1i1.9

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2015 Busyro - Busyro

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Islam Realitas : Journal of Islamic and Social Studies
Indexed By:




Creative Commons License
Islam Realitas: Journal of Islamic & Social Studies
Licensed Under a a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License