PANDANGAN KARYA-KARYA FIKSI ATAS NASIB PEREMPUAN MINANGKABAU DALAM PEMBERONTAKAN DAERAH


Authors :
(1) Dedi Arsa Mail (UIN Imam Bonjol Padang & Magister Ilmu Sejarah Universitas Andalas)

Abstract


-

Full Text:

PDF

| DOI: http://dx.doi.org/10.30983/jh.v1i2.419

References

A.A. Navis. Hujan Panas dan Kabut Musim. Djambatan. 1990.

A.A. Navis. Saraswati si Gadis dalam Sunyi. Gramedia. 1970.

Audrey Kahin. Dari Pemberontakan ke Integrasi. Yayasan Obor Indonesia. 2008.

Ayu Utami. Cerita Cinta Enrico. Gramedia. 2012

Bambang Purwanto. Gagalnya Historiografi Indonesiasentris. Penerbit Ombak. 2006.

Carl Chairul. Ketika Merah Putih Terkoyak. Gramedia. 2001.

Christhoper Lloyd. The Structure of History. Cambridge. Blackwell. 1993

Gilbert J. Garaghan. A. Guide to Historical Method. Fordham University Press New York. 1984.

Gus Tf Sakai. Ular Keempat. Penerbit Buku Kompas. 2005.

Gusti Asnan. Memikir Ulang Regionalsime: Sumatera Tahun 1950-an. KITLV. NIOD. Yayasan Obor. 2007.

Hadi Soebadio, Keterlibatan Australia dalam Pemberontakan PRRI/Permesta. Gramedia Pustaka Utama. 2002.

James Mossman. “Jatuhnya Pemberontakan Sumatera” dalam Anthony Reid (editor). Sumatera Tempo Doeloe (dari Marco Polo sampai Tan Malaka). Komunitas Bambu Depok. 2010.

Jeffrey Hadler. Muslims and matriarchs: cultural resilience in Indonesia through jihad and colonialism. Ithaca, New York: Cornell. University Press. 2008. (Terjemahan dalam bahasa Indonesia diterbitkan tahun 2010 dengan judul Sengketa Tiada Putus: Matriarkat, Reformisme Islam dan Kolonialisme di Minangkabau. Jakarta: Freedom Institute).

Kuntowijoyo. Metodologi Sejarah. Tiara Wacana. 2003.

Louis Gottschalk. Mengerti Sejarah. Penterjemah Nugroho Notosusanto. Universitas Indonesia Press. 1985.

Makmur Hendrik. Tikam Samurai. CV. Pena Emas. 1983.

Melani Budianta. “Budaya, Sejarah & Pasar: New Historisisme dalam Perkembangan Kritik Sastra”, Jurnal Susastra, Vol 2, No 3, Tahun 2006.

Mestika Zed, Edi Utama dan Hasril Chaniago, Sumatra Barat di Panggung Sejarah 1945-1950. Sinar Harapan. 1998.

Ragdi F. Daye. Perempuan Bawang dan Lelaki Kayu. Lingkar Pena Publishing House. 2010.

Reni Nuryanti. “Hidup di Zaman Bergolak; Perempuan Minangkabau pada Masa Pergolakan Daerah (1956-1961)”. Tesis. UGM Yogyakarta. 2009.

Reni Nuryanti. “Perempuan, Seks, dan Perang: Analisis Dalam Pergolakan Pemerintah Revolusioner Republik Indonesia (PRRI) (1958-1961)”. Proceedings. BPSNT Padang Press dan Fakultas Sastra Unand. 2011.

Reni Nuryanti. Perempuan Berselimut Konflik. Tiara Wacana. 2011.

Sartono Kartodirdjo. Pendekatan Ilmu Sosial Dalam Metodologi Sejarah. Gramedia. 1993.

Seno Gumira Adjidarma. Ketika Jurnalisme Dibungkam Sastra Harus Bicara. Bentang. 2008.

Seno Gumira Ajidarman (editor). Dua Kelamin Midin: Cerpen Kompas Pilihan 1970-1980. Penerbit Buku Kompas. 2003.

The Birth of New Indonesia (Six Months P.R.R.I), Commemoration Monograph Genesis and Development of the Revolutionary Goverament of the Republic of Indonesia. Cornell University Library, PamphletDS Indonesia No. 179. tt.

Wildan Yatim. Pergolakan. Pustaka Jaya. 1974.

Zelfeni Wimra. Pengantin Subuh. Lingkar Pena Publishing House. 2009.




DOI: http://dx.doi.org/10.30983/jh.v1i2.419

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


License URL: https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/

Journal Humanisma : Journal of Gender Studies
Indexed By:






Creative Commons License
Licensed Under a a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License