Nahdlatul Ulama, Education, and Da'wah: Tuan Mukhtar Muda Nasution's Contribution in South Tapanuli


Authors :
(1) Muallim Lubis Mail (Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bukittinggi, Indonesia)

Abstract


This article aims to analyze the contribution of Tuan Mukhtar Muda Nasution to the Nahdlatul Ulama (NU) organization, education, and da'wah, especially in the South Tapanuli region, North Sumatra. In the midst of Tuan Mukhtar’s achievement, researchers have not mentioned much about his contribution. He is also not well known within the NU organization and the wider community in North Sumatra. This study uses a social history approach with the main source coming from the autobiography of Tuan Mukhtar Muda Nasution and other books he has written such as Sejarah Singkat Nahdlatul Ulama and supported by data from interviews with his friends and students. The results of this study indicate that Tuan Mukhtar was an educated man from the Mandailing tribe, who studied at the intellectual center of the early 20th-century Sunni tradition in the land of the Hijaz. In North Sumatra, Tuan Mukhtar is an icon of Islamic religious education, especially among pesantren (Islamic boarding schools). In Nahdlatul Ulama in North Sumatra, he was once the Mustasyar of PBNU and Syuriah of PWNU of North Sumatra. As for the field of da'wah, he is highly appreciated because he is widely known as a cleric who contributed to Islam in South Tapanuli. This study presents a broader elaboration of Tuan Mukhtar based on new and reliable sources.

Artikel ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi Tuan Mukhtar Muda Nasution terhadap organisasi Nahdlatul Ulama (NU), pendidikan, dan dakwah, khususnya di wilayah Tapanuli Selatan, Sumatra Utara. Di tengah pencapaian Tuan Mukhtar, para peneliti belum banyak meneliti tentang kontribusinya. Ia juga kurang dikenal baik dalam organisasi Nahdlatul Ulama dan masyarakat luas di Sumatera Utara. Studi ini menggunakan pendekatan sejarah sosial dengan sumber utama berasal dari autobiografi karya Tuan Mukhtar Muda Nasution dan buku-buku lain yang ditulisnya seperti Sejarah Singkat Nahdlatul Ulama, serta didukung oleh data wawancara dengan para sahabat dan murid-muridnya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Tuan Mukhtar adalah seorang terpelajar dari suku Mandailing, yang belajar di pusat intelektual dari tradisi Sunni awal abad ke-20 di tanah Hijaz. Di Sumatra Utara, Tuan Mukhtar merupakan ikon tokoh pendidikan agama Islam, terkhusus di kalangan pesantren. Dalam Nahdlatul Ulama di Sumatera Utara, ia pernah menjabat sebagai Mustasyar PBNU dan Syuriah PWNU Sumatera Utara. Adapun dalam dunia dakwah, ia sangat dihargai sebab dikenal luas sebagai ulama yang berkontribusi terhadap Islam di Tapanuli Selatan. Studi ini menyajikan elaborasi yang lebih luas dari Tuan Mukhtar berdasarkan sumber baru dan tepercaya.


Keywords


Nahdlatul Ulama; South Tapanuli; Tuan Mukhtar Muda Nasution

Full Text:

PDF

| DOI: http://dx.doi.org/10.30983/fuaduna.v5i2.4585

References

Abrar. “Sejarah Hidup Tuan Mukhtar Muda Nasution.” https://pwnusumut.or.id/2019/07/19/sejarah-hidup-Tuan-mukhtar-muda-nasution/, 2015.

———. “Sejarah Hidup Tuan Syekh Mukhtar Muda Nasution,” 2015.

Djamaluddin. Teologi Pendidikan. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada, 2001.

Ehwanudin. “Tokoh Proklamator Nahdlatul Ulama: Studi Historis Berdirinya Nahdlatul Ulama.” Fikri: Jurnal Kajian Agama, Sosial Dan Budaya 1, no. 2 (2016): 447–68.

Erawadi. “Peranan Ulama Tapanuli Bagian Selatan Dalam Pengembangan Lembaga Pendidikan Islam.” https://www.academia.edu/28080436/Peranan_Ulama_Tapanuli_Bagian_Selatan_dalam_Pengembangan_Lembaga_Pendidikan_Islam, n.d.

Farih, Amin. “Nahdlatul Ulama (NU) Dan Kontribusinya Dalam Memperjuangkan Kemerdekaan Dan Mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).” Walisongo: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan 24, no. 2 (December 2016): 251–84. https://doi.org/10.21580/ws.24.2.969.

Faza, Abrar M. Dawud. “Merangkai Sejarah Nahdlatul Ulama Di Sumatera Utara,” 2018. https://pwnusumut.or.id/2018/08/27/merangkai-sejarah-nahdlatul-ulama-di-sumatera-utara/.

Harahap, M, and L M Siregar. “Dinamika Pondok Pesantren Dalam Membina Keberagamaan Santri Kabupaten Padang Lawas.” JKIP: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan 1, no. 2 (2020): 26–37.

Hasjmy, A. Sejarah Masuk Dan Berkembangnya Islam Di Indonesia. 2nd ed. Bandung: PT. Al-Ma’arif, 1989.

Mutakin, Ali. “Kitab Kuning Dan Tradisi Intelektual Nahdlatul Ulama (NU) Dalam Penentuan Hukum (Menelisik Tradisi Riset Kitab Kuning).” Syariah Jurnal Hukum Dan Pemikiran 18, no. 2 (November 2018): 192–210. https://doi.org/10.18592/sy.v18i2.2270.

Nafi’, Diam, and Dkk. Praksis Pembelajaran Pesantren. Yogyakarta: PT L-kis Pelangi Aksara, 2007.

Pulungan, Abbas. “Nahdlatul Ulama Di Luar Jawa: Perkembangan Di Tanah Mandailing.” Journal of Contemporary Islam and Muslim Societies 2, no. 1 (June 2018): 91–127. https://doi.org/10.30821/jcims.v2i1.1747.

Rahim, Ali. “Nahdatul Ulama (Peranan Dan Sistem Pendidikannya).” Al-Hikmah: Journal For Religius Studies 14, no. 2 (2013): 158–67.

Rifai, Muhammad. K.H. Hasyim Asy’ari : Biografi Singkat (1871-1947). Yogyakarta: Garasi, 2009.

Rofiq, A. Pemberdayaan Pesantren Menuju Kemandirian Dan Profesionalisme Santri Dengan Metode Daurah Kebudayaan. Yogyakarta: Pustaka Pesantren, 2005.

Rustalena dkk. “Biography of the Syekh H . Mukhtar Muda Nasution As a Figure in Islamic Education in the Sub-District Barumun District Padang Lawas 1921-2009” 6 (2019): 1–10.

Subhan, Arief. Lembaga Pendidikan Islam Indonesia Abad Ke 20. Jakarta: Prenada Media Group, 2012.

Wawancara

Ansor, Adlan. (Tuan Mukhtar’s grandson), Interview, 15 October 2014.

Daulay, Hatimbulan. (Tuan Mukhtar’s Best Friend), Interview, 9 October 2014.

Hasibuan, Jubeir (Tuan Mukhtar’s Best Friend), Interview, 16 January 2015.

Hasibuan, Rahmat. (Pondok Pesantren Aek Hayuara-Sibuhuan Teacher), Interview, 15 October 2014.

Lubis, Kusoi. (Pesantren Ahmadul Jariyah Teacher, Pinang, Labuhan Batu Selatan District), Interview, 20 November 2014.

Lubis, Togu Hasan. (Guru Godang Madarasah Ibtidaiyah Al-Ma’arif NU, Hutarimbaru, Padang Lawas District). Interview, 20 October 2014.

Muda, Sehat. (Tuan Mukhtar’s Best Friend), Interview, 10 October 2014.

Nasution, Ahmad Fauzan. (Head of Pesantren Al-Mukhlisin-Sibuhuan, Padang Lawas District), Interview, 8 October 2014.




DOI: http://dx.doi.org/10.30983/fuaduna.v5i2.4585

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Muallim Lubis

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Fuaduna : Jurnal Kajian Keagamaan dan Kemasyarakatan
Indexed By: